Be Myself..

And here I am,
right here in the place where I belong,
it’s a life with a beating of young heart
..

Saya masih ingat “kesan” yang muncul ketika pertama kali mendengar puisi ini. Waktu itu saya baru masuk kuliah & baru resmi berubah status menjadi mahasiswa. Sepertinya baru kemaren, namun ketika dibaca lagi, segala motivasi, harapan, & idealisme dari dalam diri itu masih membekas kuat.


MENJADI KARANG, meski tidak mudah.
Sebab ia akan menahan sengat binar mentari yang garang.
Sebab ia akan kukuh halangi deru ombak yang  menerpa tanpa kenal lelah.
Sebab ia akan menahan hempas badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya.
Sebab ia akan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus.

MENJADI POHON yang tinggi menjulang, meski itu tidak mudah.
Sebab ia akan tatap tegar bara mentari yang terus menyala setiap siangnya.
Sebab ia akan meliuk halangi angin yang bertiup kasar.
Sebab ia akan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir.
Sebab ia akan hujamkan akar yang kuat untuk menopang.
Sebab ia akan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan.
Sebab ia akan memberikan buah yang manis dan mengenyangkan.
Sebab ia akan berikan tempat bernaung bagi yang singgah di dahannya.
Sebab ia akan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.

MENJADI ELANG , dengan segala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah.
Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit.
Sebab ia harus melanglang buana untuk mengenal medannya.
Sebab ia harus melawan angin yang menerpa dari segala penjuru.
Sebab ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh.
Sebab ia harus kembali ke sarang dengan makanan di paruhnya.
Sebab ia harus menukik tajam mencengkeram mangsa.
Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap yang membentang gagah.

MENJADI MELATI, meski tampak tak bermakna.
Sebab ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan.
Sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya.
Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah.
Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar.
Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi.
Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun.
Sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni.
Sebab ia tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya.

MENJADI MUTIARA, meski itu tak mudah.
Sebab ia berada di dasar samudera yang dalam.
Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan-tangan manusia.
Sebab ia begitu berharga.
Sebab ia begitu indah dipandang mata.
Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam di kubangan yang hitam.

MENJADI KUPU-KUPU, meski itu tak mudah pula.
Sebab ia harus melewati proses-proses sulit sebelum dirinya saat ini.
Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan.
Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari segala yang menyenangkan, hingga kemudian tiba saat untuk keluar.

KARANG akan hadapi hujan, terik sinar mentari, badai, juga gelombang.
ELANG akan menembus lapis langit, mengangkasa jauh, melayang tinggi dan tak pernah lelah untuk terus mengembara dengan bentangan sayapnya.
POHON akan hadapi petir, deras hujan, silau matahari, namun selalu berusaha menaungi.
MELATI ikhlas ‘tuk selalu menerima keadaannya, meski tak terhitung pula bunga-bunga lain dengan segala kecantikannya.
KUPU-KUPU berusaha bertahan, meski saat-saat diam adalah kejenuhan.
MUTIARA tak memudar kelam, meski pekat lingkungan mengepungnya di kiri-kanan, depan dan belakang.

Tapi,
KARANG menjadi kokoh dengan segala ujian.
ELANG menjadi tangguh, tak hiraukan lelah tatkala terbang melintasi bermilyar kilo bentang cakrawala.
POHON tetap menjadi naungan meski ia hadapi beribu gangguan.
MELATI menjadi bijak dengan dada yang lapang, dan justru terlihat indah dengan segala kesederhanaan.
MUTIARA tetap bersinar dimanapun ia terletak, dimanapun ia berada.
KUPU-KUPU hadapi cerah dunia meskipun melalui perjuangan panjang dalam kesendirian.

Menjadi apapun AKU…, AKU ingin bersyukur selalu.
Sebab ALLAH lah yang paling tahu siapa diriku.
Sebab AKU yakini kekuatanku.
Sebab AKU sadari kelemahanku
Tapi, tetaplah KU sadari, bahwa AKU adalah hamba-Nya..

Tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Be Myself..

  1. stafarda says:

    keren bangeettt bang puisinya! ultimately like this! 🙂

    • armetra says:

      Makasih2.. Tapi, itu puisi bukan karangan saya, he3.. Source original puisinya juga udah lupa..hehehehe

      Makasih dah jalan-jalan & komen ke sini, bro..

Leave a Reply to stafarda Cancel reply